KALTIM STERIL TERUS DILAKSANAKAN

satpolpp

Samarinda: Kepala Satuan Polisi Pamomg Praja Provinsi Kalimantan Timur ,Drs Gede Yusa, SH, menegaskan gerakan Kaltim Steril atau Kaltim Silent sebagai upaya menekan penyebaran dan penularan virus korona akan terus digulirkan.

Kasatpol PP mengatakan Kaltim Steril telah dituangkan melalui instruksi Gubernur Kaltim dan telah dimulai pada Sabtu 6 Februari hingga Minggu 7 Februari 2021.

“Kami akan berlakukan terus sampai Kaltim ini benar-benar bebas dari virus corona ini,” kata Gede Yusa usai rapat evaluasi pelaksanaan dan penanganan covid-19 di Samarinda, Rabu, 10 Februari 2021.

Kasatpol PP menjelaskan gerakan Kaltim Steril dalam bentuk imbauan kepada masyarakat agar tidak keluar rumah selama dua hari tersebut sempat menimbulkan pro dan kontra berbagai elemen masyarakat. Sejumlah warga khususnya pelaku UMKM keberatan karena kebijakan tersebut dianggap menjadi penghambat usaha mereka.

Tetapi Sangat diharapkan kepada Pelaku UMKM agar terlibat membantu bersama pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid 19 yang semakin meningkat di kalimantan timur.

“Ini harus secara tegas kita lakukan. Kita bicara masalah nyawa dan keselamatan masyarakat,” jelasnya.

“Mudah-mudahan dengan gerakan ini dan didukung kesadaran penuh masyarakat, maka wabah covid-19 ini bisa terus berkurang di Kaltim,” bebernya.

Sehingga semua sektor dapat berjalan kembali lagi untuk kemajuan Ekonomi Kaltim.

Menurut dia evaluasi atas pelaksanaan penegakan protokol kesehatan sebagai implementasi Instruksi Gubernur Kalimantan Timur Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pengendalian, Pencegahan dan Penanganan Wabah covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur sangat penting dilakukan.

Kasatpol PP juga mengakui bahwa pelaksanaan Kaltim Steril selama dua hari (Sabtu-Minggu) pada 6-7 Februari pekan lalu berjalan cukup efektif

Terbukti kasus covid-19 di Kaltim menurun drastis dari 900, menjadi 700 hingga 500 kasus per hari dalam beberapa hari terakhir sebelum penegakan instruksi gubernur, dan kini menjadi 300an kasus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Subscribe US Now